Pengaruh Kebudayaan

Sejalan dengan adanya perubahan-perubahan dalam masyarakat, kebudayaan pun mengalami perubahan karena kebudayaan merupakan hasil kesatuan sosial yang hidup dalam masyarakat, digunakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan anggota masyarakat pula. Oleh karena itu, jika masyarakat berubah, dengan sendirinya kebudayaan pun akan ikut berubah. Perubahan-perubahan tersebut meliputi seluruh unsur kebudayaan yang secara umum terdapat 7 unsur kebudayaan, yaitu bahasa, sistem pengetahuan, sistem organisasi sosial, sistem teknologi, sistem mata pencarian, sistem religi, dan sistem kesenian.

 

Bahasa

Bahasa Indonesia sejak Sumpah Pemuda dijadikan bahasa nasional mengalami perubahan dan perkembangan, misalnya dalam hal kosakata, ejaan yang disempurnakan, dan penggunaan istilah-istilah. Contoh kata ”mantan” dahulu menggunakan kata ”bekas”. Kata ”sarat” dahulu dengan kata ”penuh”. Kata ”oknum” dahulu tidak berkonotasi buruk, sekarang menjadi buruk, dan sebagainya.

 

Sistem Pengetahuan

Pengetahuan manusia dari zaman dahulu dibandingkan dengan zaman sekarang perkembangannya betul-betul menakjubkan, terutama dalam bidang teknologi komunikasi, angkutan, persenjataan, dan sebagainya. Contoh, alat hitung dahulu menggunakan sempoa sekarang menggunakan kalkulator, mesin hitung, atau komputer. Dalam komunikasi zaman dahulu menggunakan kentongan atau alat tabuh, sekaraang menggunakan telepon, handphone, telegram radio, atau televisi.

 

Sistem Organisasi Sosial

Dari waktu ke waktu sistem organisasi sosial mengalami perubahan. Berbagai macam cara dikembangkan oleh manusia untuk menciptakan keteraturan dalam kehidupan sosial. Perubahan itu meliputi sistem kekerabatan, sistem organisasi sosial politik, hukum, dan perkawinan.

 

Sistem Teknologi

Salah satu unsur budaya universal adalah teknologi yang sangat cepat mengalami perubahan. Dalam kehidupan sehari-hari, perubahan tersebut dapat kita rasakan dengan jelas. Peralatan teknologi yang kurang efisien, kurang praktis, diganti dengan teknologi yang canggih.

 

Sistem Mata Pencarian

Sejak manusia hidup di dunia ini, dalam mempertahankan dan melestarikan hidupnya, mereka berupaya mengumpulkan makanan(food gathering). Dalam perkembangan selanjutnya mereka menemukan cara untuk mengolah tanah(food producing). Pada zaman dahulu agar tanaman tetap menjadi subur, diberi pupuk kandang, atau pupuk hijau. Namun sekarang menggunakan pupuk buatan pabrik misalnya, UREA, bahkan dalam perkembangan selanjutnya UREA berentuk tablet. Cara pemupukan tanaman diberi pupuk secara berimbang.

 

Sistem Religi

Dalam berhubungan dengan Sang Pencipta, nenek moyang kita sudah berusaha mengenalnya. Dengan demikian, lahirlah kepercayaan yang dikenal dengan animisme (percaya bahwa benda mempunyai kekuatan gaib) dan dinamisme (setiap benda mempunyai jiwa). Dalam perkembangan selanjutnya, mereka merasa berhutang budi kepada nenek moyangnya, lahirlah suatu kepercayaan memuja roh nenek moyang. Setelah tersebarnya agama dari Asia (Islam, Budha, Hindu, Kristen Protestan, dan Katolik), bangsa Indonesia memeluk agama-agama tersebut.

 

Sistem Kesenian

Pada dasarnya manusia lebih menyukai hal-hal yang bersifat baru. Begitu juga dalam sistem kesenian, mengalami perubahan, baik corak yang bercorak religius maupun yang bersifat umum.

Contoh :

Pada zaman dahulu alat kesenian yang utama adalah gendang dan seruling, seperti yang dapat kita lihat dalam relief Candi Borobudur maupun Prambanan. Setelah agama Budha dan Hindu datang, alat-alat musik tersebut tetap dipelihara bahkan dilengkapi dengan bunyi-bunyian yang lain (gamelan). Setelah datang pengaruh Islam (Persia) maka alat-alat musik tersebut dikembangkan menjadi rebana, samroh, bahkan sekarang menjadi musik dangdut.

Tentang juliardibachtiar

saya adalah seorang manusia biasa yang terbiasa mencari suatu ilmu yang luar biasa dengan cara yang tak biasa.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s